Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 22 Sep 2026 01:01 WIB ·

Dua Jasad Berpelampung Diduga Korban KM Virgo Terdampar di Seruyan Kalteng


 Dua Jasad Berpelampung Diduga Korban KM Virgo Terdampar di Seruyan Kalteng Perbesar

SERUYAN, kalimantanpress.site – Dua jasad berpelampung ditemukan di pesisir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Senin (21/9/2026) pagi.

Diduga kuat merupakan penumpang Kapal Ro-Ro Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa Minggu lalu.

Penemuan dua jenazah terjadi tepatnya di area Pantai Gantingan, yang masuk dalam wilayah administratif Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan terdampar tak bernyawa di bibir pantai oleh warga sekitar.

Saat pertama kali ditemukan, kondisi jasad tersebut masih mengenakan atribut keselamatan yang melekat di tubuhnya.

Mayat pria itu tampak memakai baju kerja lengan panjang berwarna biru, celana pendek hitam, serta sebuah pelampung berwarna oranye kemerahan yang masih terpasang erat di bagian dadanya.

Titik penemuan mayat di pesisir Pantai Gantingan ini lokasinya berbeda dengan tempat terdamparnya lima hingga enam unit liferaft (rakit keselamatan) bertuliskan KM Virgo yang sempat ditemukan warga beberapa hari lalu.

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, secara langsung mengonfirmasi kebenaran laporan temuan terbaru dari warga pesisir tersebut.

“Ya, ditemukan lagi di Pantai Gantingan, lokasinya masih masuk di Desa Sungai Perlu,” ucap AKBP Beddy Suwendi.

Usai menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Polairud, Basarnas, dan aparat TNI langsung merapat ke lokasi kejadian.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Minggu (20/9/2026) sore, warga setempat rupanya juga telah menemukan sesosok mayat lain yang diduga kuat bagian dari penumpang KM Virgo.

Mayat pertama di kawasan tersebut ditemukan terbawa arus di aliran Sungai Rambai, yang juga masih berada di dalam area Desa Sungai Perlu.

Jasad yang dievakuasi pada Minggu sore tersebut memiliki ciri-ciri fisik dan pakaian yang sedikit berbeda dari temuan hari Senin. Saat diangkat oleh tim, korban dilaporkan mengenakan kaus berwarna hitam, celana pendek, serta tubuhnya juga dibalut oleh pelampung keselamatan berwarna merah.

Menyikapi rentetan penemuan jenazah di wilayah tugasnya, Kapolsek Seruyan Hilir, Ipda Eko Andrianto, memastikan jajarannya masih terus bekerja keras menyisir lokasi.

“Untuk saat ini kami masih melakukan evakuasi korban. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah data terkonfirmasi,” jelas Ipda Eko.

Terkait tindak lanjut penanganan kedua jenazah tanpa identitas tersebut, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi memastikan bahwa jasad tidak akan disemayamkan berlama-lama di wilayah Seruyan.

Ia menegaskan bahwa kedua jenazah itu akan langsung dievakuasi menggunakan jalur darat menuju posko utama di Banjarmasin untuk proses identifikasi Disaster Victim Identification (DVI).

Artikel ini telah dibaca 1 kali